Gubernur Jabar pernah mengungkapkan bahwa angka buta huruf Al Qur'an mencapai 50 %. angka itu masih jauh di bawah data BKPRMI yang mengendus angka buta huruf Al Qur'an yang mencapai 70 %. angka sebesar ini jelas mengkhawatirkan. di tengah gencar-gencarnya beberapa ormas islam yang hendak menggulirkan penerapan syariat islam di berbagai daerah, namun kenyataan di masyarakat menunjukan sesuatu yang ganjil. KH. Muchtar Adam Secara terpisah pernah mengatakan bahwa, bagaimana kita hendak menerapkan syariat Islam, jika ummat tidak bisa memahami Al Qur'an?
berdasarkan pemikiran bahwa ummat harus memahami Al Qur'an maka pesantren babussalam memfokuskan kegiatannya dalam rangka pemberantasan buta huruf baca dan tulis Al Qur'an. untuk mencapai tujuan itu tentu saja diperlukan guru-guru yang bisa mengajarkan Al Qur'an dengan baik. dengan pemikiran seperti ini maka dirancanglah pelatihan Guru Al Qur'an yang sudah dilaksanakan pada tanggal 8-9 agustus 2009.
Tujuan Training :
• Meningkatkan kecintaan guru ada Al Qur’an
• Menyeragamkan pengajaran Al Qur’an di Pesantren Al Qur’an abussalam Bandung
• Menambah wawasan guru dalam etode pengajaran Al Qur’an
materi yang diberikan diantaranya :
Tehnik menghapal Al Qur’an
• Makharijul Huruf
• Tajwid praktis
• Metode pengajaran Al Qur’an
• Menularkan kecintaan pada Al Qur’an
• Pembelajaran Al Qur’an metode 9 jam
• Pembelajaran Al Qur’an yang engasyikan
• MONITORING DAN EVALUASI
Pemateri
• KH. Drs. Muchtar Adam
• KH. Drs. Ahmad Rifa’I
• Fajruddin Muchtar
• Team Jendela Hati
Pelatihan Guru Al Qur'an










