Dan hal ini terbukti dimana beliau mengabdikan dirinya khusus untuk perkembangan serta kemajuan pendidikan generasi muda yang berlandaskan Agama yang kuat sehingga, dapat melahirkan penerus-penerus bangsa yang tidak hanya pintar secar intelek namun secara spiritual mereka pun mampu mengembangkannya. Sehingga tidak akan terjadi lagi pendidikan yang hanya mengedepankan intelek sja tapi dibarengi dengan spirit dan juga Akhlaku Karimah sebagai modal untuk memajukan bangsa yang lebih baik lagi serta di rahmati oleh Allah SWT.
Dalam menggapai cita-citanya tersebut beliau mengembangkan konsep Pendidikannya dengan membuka cabang yang berdiri di daerah terpencil seperti : Aceh, Nias, Solok, wakatobi, Selayar dll. Dan kesemua cabang tersebut memiliki konsep pendidikan yang mengaju pada kurikulum Pesantren pusat nyaitu Al-Qur’an, sehingga setiap amal perbuatan dan permasalahan yang akan di hadapi oleh setiap santri dapat kembali kepada Al-Qur’an serta para santrinya pun di beri pemahaman mengenai Lintas Mazhab.
Sehingga kelak bila mereka terjun kepada masyarakat tidak akan menimbulkan gejolak keyakinan terhadap saudaranya sendiri mengenai pelaksanaan ibadah kepada Allah SWT.yang bermacam-macam karena mereka dibekali dengan pendidikan mengenai menghormati tata cara Ibdah orang lain selam itu masih dalam koridor yang yang tidak menyimpang dengan syari’at islam dan akhirnya akan menimbulkan sebuah Ukhuwah Islamiyyah yang senantiasa saling membenarkan satu sama lainnya.
Penghargaan Pesantren Best Award










