Ada beberapa pandangan para ulama dan cendekiawan muslim yang menganggap bahwa Dajjal yang buta sebelah itu adalah komunisme yang tidak percaya kepada Tuhan dan kepada hari akhirat, yang hanya memandang dunia semata-mata. Mereka itulah yang dinamakan atheis, yang anti Tuhan dan anti agama, serta tidak mempercayai hari akhirat.
Ada pula yang mengatakan, bahwa Dajjal itu dari Yahudi yang telah melahirkan Zionisme yang menguasai teknologi tinggi, sehingga dapat bertindak kejam dan tidak berperikemanusiaan. Mereka menguasai segala bidang, sehingga umat Islam pun banyak bergantung kepada mereka. Zionisme yang digerakkan oleh Amerika Serikat adalah Dajjal yang paling berbahaya bagi Islam dan kaum muslimin, bahkan lebih berbahaya dari komunisme. Mereka menebarkan dan menyebarkan globalisme sekuler di tengah-tengah masyarakat umat Islam, demikian juga pornografi, pornoaksi dan porno suara, untuk merusak moral dan akhlak mereka. Sayang, umat Islam atau negara-negara Islam banyak sekali bergantung pada Dajjal ini, bahkan ada yang menjadi antek-antek Dajjal itu.
Ada lagi yang memandang, bahwa al-Masih al-Dajjal itu adalah Kristus palsu atau Kristen tiruan, yaitu orang-orang yang mengaku pengikut Isa, padahal ajaran-ajarannya bertentangan dengan ajaran para Nabi Allah, terutama bertentangan dengan Al-Qur'an.
Al-Masih al-Dajjal adalah Imperialisme Barat yang berkedok agama dengan menyebarkan ajaran Paulus, yakni gerakan kristenisasi dengan berbagai subsidinya, kapital-kapitalnya yang mengalir dalam usaha propaganda mengelabui umat Islam dengan ‘gunung roti’, dan ‘sungai api’, tetapi di balik itu semua adalah imperialisme yang berkedok agama dan kasih sayang. Semuanya itu adalah dajjal (bohong) dan palsu, sebagaimana sudah dirasakan oleh umat Islam Indonesia selama tiga ratus lima puluh tahun (3,5 abad) berada di bawah kekejaman imperialisme nasrani Portugis, Inggris dan Belanda.
Dari dahulu Nabi kita mengajarkan kepada kita doa Isti’âdzah berikut :
"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah Dajjal yang sangat pembohong, dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah kehidupan dan kematian, Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari dosa dan hutang." (H.R. Bukhari-Muslim dari Aisyah).
Untuk lebih memahami, baca buku yang ditulis oleh pengarang, yang diterbitkan Babussalam "Al-Masih Al-Dajjal dan Kebangkitan Dunia Islam"
Siapakah Dajjal itu?










